Setelah Berkeliling Lebih dari 30 Festival Dunia, Crocodile Tears Siap Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 7 Mei 2026

Jakarta, 13 Maret 2026 - Film panjang debut sutradara Tumpal Tampubolon, yang diproduseri
oleh Mandy Marahimin, Crocodile Tears, akan tayang di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.
Film Crocodile Tears telah lebih dulu berkeliling ke berbagai festival film internasional dan
meraih sejumlah penghargaan sebelum akhirnya tayang di tanah air.
Sejak World Premiere di Toronto International Film Festival 2024 dan Asian Premiere di Busan
International Film Festival 2024, Crocodile Tears terus melanjutkan perjalanannya di berbagai
festival film dunia. Hingga saat ini, film tersebut telah diputar di lebih dari 30 Festival
Internasional, di antaranya, BFI London Film Festival, Adelaide Film Festival, Torino Film
Festival dan Red Sea International Film Festival. Serta meraih beberapa nominasi dan
penghargaan, antara lain, Nominee Ingmar Bergman Competition, Goteborg Film Festival 2025,
Asian Feature Film In Competition, Singapore International Film Festival 2024, memenangkan
Direction Award dan Nongshim Award, Jakarta Film Week 2025, dan Best Screenplay in the
Panorama Section, Asian Film Festival Barcelona 2025.
Crocodile Tears merupakan film panjang pertama dari Tumpal Tampubolon. Tumpal memulai
perjalanannya di dunia film ketika skenario pendek pertamanya, The Last Believer,
memenangkan kompetisi pengembangan skenario di Jakarta International Film Festival
(JiFFest) pada 2005. Sejak itu, ia menulis dan menyutradarai berbagai film pendek yang diputar
di festival nasional dan internasional, serta mengikuti sejumlah program pengembangan sineas
seperti Asian Young Filmmakers Forum di Jeonju, Korea, Berlinale Talent Campus di Berlin, dan
Asian Film Academy di Busan. Pada 2021, film pendek “Laut Memanggilku” yang disutradarai
dan ditulis oleh Tumpal berhasil meraih Sonje Award untuk Film Pendek Terbaik di section
Wide Angle Busan International Film Festival 2021 dan terpilih sebagai Film Cerita Pendek
Terbaik Festival Film Indonesia 2021.
Film Crocodile Tears bercerita tentang Johan (Yusuf Mahardika) dan Mama (Marissa Anita)
yang tinggal di sebuah taman buaya yang telah usang. Tempat itu bukan sekadar rumah bagi
mereka, tetapi juga dunia kecil yang selama ini membentuk kehidupan Johan. Johan tumbuh di
bawah pengawasan ibunya yang memiliki cara tersendiri dalam membesarkan dan
melindunginya. Johan mulai mempertanyakan kehidupan yang selama ini ia jalani.
Keinginannya untuk mengenal dunia di luar taman buaya mempertemukan ia dengan seorang
gadis bernama Arumi (Zulfa Maharani). Keseimbangan dalam hubungan Johan dan Mama
menjadi goyah. Mama tidak menyetujui hubungan tersebut, dan ketidaksetujuannya terlihat
dalam sikap Mama yang perlahan berubah semakin ganjil dan menegangkan.

Inspirasi cerita Crocodile Tears yang skenarionya ditulis langsung oleh Tumpal, berangkat dari
pengalaman personalnya. “Cerita ini terinspirasi ketika saya menonton sebuah dokumenter di
TV yang memperlihatkan seekor buaya betina yang melindungi anak-anaknya di dalam
rahangnya dari pemangsa. Ada sesuatu yang menakutkan sekaligus lembut dalam tindakan
buaya. Melalui film ini, “Melalui film ini, saya mencoba mempertanyakan makna bakti dan cinta
dalam keluarga. Bagaimana sesuatu yang lahir dari cinta bisa berubah menjadi beban, dan
mengapa hubungan yang seharusnya melindungi justru bisa terasa menyesakkan”, ujar
Tumpal.
Dibintangi oleh Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani, Crocodile Tears
menghadirkan drama keluarga yang ekstrim. Di mana kasih sayang mama yang menjaga
berubah menjadi obsesif. Film ini juga akan menghadirkan perpaduan antara realisme magis
dan teror psikologis dalam balutan visual yang memikat. Saksikan film Crocodile Tears mulai 7
Mei 2026 di bioskop.
Film ini diproduksi oleh Talamedia bekerja sama dengan Acrobates Films, Giraffe Pictures,
Poetik Films, dan 2Pilots Filmproduction, serta didukung oleh Kementerian Kebudayaan
Republik Indonesia dan E-Motion Entertainment. Ikuti akun media sosial resmi Talamedia untuk
informasi terbaru mengenai film Crocodile Tears.
Hashtag : #crocodiletears
Instagram : @talamedia_co
Twitter/X : @talamedia_co
TikTok : @talamedia_co
YouTube : @talamedia_co
Website : talamedia.co

CROCODILE TEARS
Production : Talamedia & E-Motion Entertainment
Co-Production : Acrobates Films
Poetik Films
Giraffe Pictures
2Pilots Filmproduction
International Sales & Festivals : Cercamon
Casts : Yusuf Mahardika (Johan)
Marissa Anita (Mama)
Zulfa Maharani (Arumi)
Director : Tumpal Tampubolon
Writer : Tumpal Tampubolon
Producer : Mandy Marahimin
Co-Producers : Claire Lajoumard
Anthony Chen
Christophe Lafont
Harry Flöter
Jörg Siepmann
Teoh Yi Peng
Executive Producers : Arnold J. Limasnax
Lianto Winata Vachon
Tjen Foeng Fa
Kevin Danudoro
Cinematographer : Teck Siang Lim
Production Designer : Jafar
Art Director : Guntur Mupak
Costume : Hagai Pakan
Make-up : Cherry Wirawan
Agustin Puji
Sound : Roman Dymny
Bruno Ehlinger
Romain Ozanne
Music : Kin Leonn
Editor : Jasmine Ng Kin Kia
Kelvin Nugroho
Poster & Logo : Evan Wijaya
Photo Poster : Mikael Aldo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Na Willa, Satu-Satunya Film Lebaran yang Bahagia Mengingatkan Kembali Orang Dewasa Rasanya Jadi Anak-Anak yang Hidup Bebas Riang Gembira Film Na Willa tayang 18 Maret 2026 di bioskop Indonesia.

Film "Titip Bunda di Surga-Mu" Rilis Official Trailer & Poster, Siap Hadirkan Kisah Hangat Penyejuk Hati Jelang Hari Raya Lebaran!

Pertama Kali Dipasangkan, Rizky Nazar dan Laura Moane Bangun Chemistry Manis di Vidio Original Series 'A dan Z: InsyaAllah Cinta'Siap Temani Ramadan Kamu, Tayang Mulai 19 Februari 2026!