Na Willa, Satu-Satunya Film Lebaran yang Bahagia Mengingatkan Kembali Orang Dewasa Rasanya Jadi Anak-Anak yang Hidup Bebas Riang Gembira Film Na Willa tayang 18 Maret 2026 di bioskop Indonesia.

Jakarta, 10 Maret 2026 — Visinema Studios kembali menghadirkan kebahagiaan
pada Lebaran tahun ini lewat film Na Willa yang ditulis dan disutradarai oleh Ryan
Adriandhy, dari duo produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, trio sineas
yang sukses merebut hati jutaan penonton Indonesia lewat JUMBO pada Lebaran
tahun lalu.
Di film Na Willa, penonton diajak untuk merasakan kembali menjadi anak-anak,
hidup bebas, riang, dan bahagia di Lebaran tahun ini. Film ini juga menandai
pertama kalinya Ryan Adriandhy menyutradarai film live action, setelah sebelumnya
sukses dengan karya animasi JUMBO. Lewat Na Willa, imajinasi kembali
dihidupkan dan dirayakan, yang membuat para orang dewasa belajar melihat dunia
seperti anak-anak lagi. Sebuah film yang hangat, emosional, dan menyimpan makna
yang dalam.
Dengan latar Indonesia era 1960-an, Na Willa bersama Geng Krembangan mengajak
penonton menyusuri gang, pasar, hingga lapangan luas tempat mereka bermain
layangan dan kelereng. Film ini seakan membawa para penonton dewasa kembali ke
pada kegembiraan sederhana yang sering terlupakan, sekaligus mengajak para
penonton anak untuk ikut merayakan rasa penasaran dari imajinasi tanpa batas.
Film Na Willa hadir sebagai tontonan keluarga yang membawa suasana hangat,
ceria, dan penuh kebahagiaan di momen Lebaran. Film ini menghadirkan
pengalaman menonton yang bahagia, fun dan hidup, sebuah tontonan keluarga yang
dapat dinikmati bersama, bukan hanya oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang
dewasa.
Ryan pun berhasil menghidupkan imajinasi anak-anak di film ini, seperti ikan
bandeng yang bermata banyak, atau yang hampir menjadi banyak pertanyaan dan
rasa penasaran setiap anak di masa kecil, “apakah benar ada orang bernyanyi di
dalamnya?”
“Kita semua pernah jadi Na Willa. Kita semua pernah menjalani keseharian sebagai
anak-anak dengan lingkungan di sekitar kita, orang tua, sahabat, atau rasa kangen
sama teman yang tiba-tiba pindah. Hal yang begitu sederhana atau dianggap sepele
bagi orang dewasa bisa jadi terasa begitu besar untuk anak-anak. Menurutku itu rasa
yang universal. Perasaan rindu masa anak-anak itu akan relevan sepanjang masa. Na
Willa akan mengingatkan kembali kebahagiaan sederhana di dunia anak-anak. Rasa penasaran, imajinasi, dan kegembiraan yang sering kita lupakan saat dewasa,” ujar
penulis dan sutradara Ryan Adriandhy.
Na Willa dibuat oleh studio dan para kreator JUMBO, yang telah terbukti dicintai
dan merebut hati masyarakat Indonesia. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya
Reda Gaudiamo, Visinema Studios juga kembali menggandeng laleilmanino untuk
menggarap original soundtrack, berjudul “Sikilku Iso Muni”, yang hadir sebagai
bagian penting dari film Na Willa sekaligus membawa keceriaan bersama, baik di
dalam maupun di luar bioskop.
Jajaran pemeran Na Willa juga mencerminkan keberagaman dan komitmen
regenerasi talenta perfilman Indonesia dari Visinema Studios. Film ini dibintangi
oleh para aktor anak, aktor pendatang baru, hingga aktor senior Tanah Air. Mereka
adalah Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi,
Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri
Ayudya dan Ratna Riantiarno.
Setelah kesuksesan Jumbo pada Lebaran tahun lalu, Visinema Studios kembali
menghadirkan karya terbaru untuk keluarga Indonesia melalui Na Willa. Kehadiran
film ini sekaligus melanjutkan komitmen Visinema untuk menghadirkan karya-karya
berkualitas yang dapat menjadi pengalaman menonton yang hangat dan
menyenangkan bagi keluarga Indonesia di momen Lebaran.
“Di Visinema Studios, kami percaya bahwa film keluarga bukan sekadar hiburan,
tetapi ruang emosional tempat generasi bertemu, anak, orang tua, dan bahkan anak
dalam diri kita. Karena itu kami berkomitmen untuk selalu hadir di momen Lebaran
dengan cerita yang bisa dinikmati bersama di bioskop.
Melalui Na Willa, kami ingin menghadirkan film yang hangat, imajinatif, dan relevan
bagi keluarga Indonesia. Setelah melihat bagaimana JUMBO mampu memeluk
jutaan penonton, kami juga melihat Na Willa sebagai langkah penting dalam
membangun IP lokal yang kuat, berkelanjutan, dan dapat terus hidup bersama
penontonnya. Industri film Indonesia membutuhkan lebih banyak cerita yang ramah
bagi anak dan keluarga, cerita yang tidak hanya menghibur hari ini, tetapi juga
menjadi bagian dari kenangan banyak generasi.” ujar Produser Na Willa
sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma.
Setelah berhasil memberikan dampak positif dan memeluk jutaan Keluarga
Indonesia melalui JUMBO, Na Willa juga akan diproyeksikan oleh Visinema Studios
sebagai kekayaan intelektual (IP) kuat berikutnya. “Industri film Indonesia
membutuhkan IP lokal yang kuat dan berkelanjutan, serta lebih banyak konten yang
ramah bagi anak dan keluarga. Melalui Na Willa, kami berharap dapat
menghadirkan cerita yang bukan hanya relevan hari ini, tetapi juga memiliki potensiuntuk terus hidup dan berkembang sebagai IP lokal Indonesia,” tambah produser
eksekutif Na Willa & CEO Visinema Studios Herry B. Salim.
Bukan hanya sekadar film keluarga, Na Willa juga menjadi ruang dan tontonan yang
menghibur, sekaligus orang tua bisa kembali belajar cara melihat dunia seperti anak.
Film ini akan mengajak para orang tua untuk bisa ikut mengerti isi kepala
anak-anak, dan para orang dewasa ingat rasanya menjadi anak.
Penulis novel Na Willa, Reda Gaudiamo pun sangat tersentuh dengan hasil karya
Ryan Adriandhy bersama Visinema Studios. Menurut Reda, Ryan dan Visinema
Studios mampu menghidupkan imajinasi anak-anak yang penuh kegembiraan. Ia
pun berharap film Na Willa bisa menjadi ruang bagi orang tua mendengarkan suara
anak mereka dan tetap merawat semangat anak di dalam diri.
“Saya ingin orang tua, agar bisa mendengar suara anak-anak kita, kembali
menciptakan kebahagiaan yang pernah kita rasakan waktu kecil dan menjadikannya
milik anak-anak kita. Sambil menjaganya juga untuk kita sendiri, menyalakan
semangat anak kecil di dalam diri kita,” ungkap Reda Gaudiamo.
Film Na Willa juga sangat direkomendasikan oleh orang yang sudah menonton.
Beberapa ulasan positif dari special screening di antaranya setuju film Na Willa
hangat, indah, dan magical.
“Bagussss, so so magical!” Kata akun review film di X @Watchmen_ID.
“BAGUSSSSSSSSS WEYYYYY. Ini sih Millenial yang udah punya gen alpha, wajib
buanget nonton. Luisa as Na Willa JUARAAKKKKKKK. Directing-nya @Adriandhy
warbyasaaa. Selain filmnya yang magical, BTS nya juga menyenangkan buat
didenger ceritanya,” kata akun film di X @txtanakbioskop.
Tonton petualangan yang penuh imajinasi, keajaiban, dan kehangatan yang akan
membawa kita pulang menjadi anak-anak pada Lebaran bersama film Na Willa pada
Lebaran 2026 di bioskop Indonesia!
***
Sinopsis
Film Na Willa adalah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran
Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang kecil
tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai
bersekolah dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berarti
merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya.

Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia dari sudut pandang anak-anak: penuh
imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu.
Film ini membawa keajaiban dalam dunia sederhana yang dibuat untuk semua,
untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun yang rindu akan hangatnya keluarga dan
masa kecil.
Catatan Produksi:
Judul Film : Na Willa
Genre : Drama, Keluarga
Sutradara : Ryan Adriandhy
Produser Eksekutif : Herry B. Salim, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem
Produser : Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari
Ko-Produser : Mia A. Santosa
Produser Lini : Tersi Eva Ranti
Asisten Sutradara : Mizam Fadilah Ananda
Unit Manajer Produksi : K. Dwi Prasetya
Sinematografer : Yadi Sugandi
Desainer Produksi : Sri Rini Handayani
Penata Busana : Astrid Rosiana Ishak
Penata Rias : Notje M. Tatipata
Penata Suara : Siti Asifa Nasution
Penyunting : Teguh Raharjo
Komposer : Ofel Obaja
Pemeran : Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio
Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa
Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya dan
Ratna Riantiarno.
TENTANG VISINEMA GROUP
Didirikan pada tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko,
Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence dalam
setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang
komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan
melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh para
pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform.
Visinema memiliki Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yang
menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan
pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film; BION Studios yang
menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di masyarakat; Visinema
Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk anak dan keluarga, sertaanimasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas
yang dapat dinikmati di platform streaming; dan Skriptura yang memberikan
layanan script development dan scriptwriting.
Visinema sudah melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang
telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku,
Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga
Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di
Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan
di layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal
YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal Keluarga Cemara yang telah
mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin memperkuat
posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of
excellence dalam setiap bentuk karya yang dihasilkan.
Visinema
Email : info@visinemapictures.com
Instagram : @visinemaid
 @nawillaofficial
TikTok : @visinemaid
X : @VisinemaID

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film "Titip Bunda di Surga-Mu" Rilis Official Trailer & Poster, Siap Hadirkan Kisah Hangat Penyejuk Hati Jelang Hari Raya Lebaran!

Pertama Kali Dipasangkan, Rizky Nazar dan Laura Moane Bangun Chemistry Manis di Vidio Original Series 'A dan Z: InsyaAllah Cinta'Siap Temani Ramadan Kamu, Tayang Mulai 19 Februari 2026!